Tapi Muti
Jenis Kelamin: Laki-laki
Usia: 3 tahun 2 bulan
Detail Pendaftaran:
Akibat kelahiran prematur dan perawatan di inkubator, berat lahir anak hanya 1500 gram. Dalam 27 hari pertama kehidupannya, anak tersebut mengalami penyakit kuning dan anemia, kemudian menerima transfusi darah. Serangkaian faktor ini menyebabkan keterlambatan perkembangan anak, dan pada usia sekitar 10 bulan, anak masih belum bisa membalikkan badan secara mandiri. Diagnosis akhirnya adalah hidrosefalus dan Cerebral Palsy, dan sejak itu anak tersebut menjalani perawatan rehabilitasi. Meskipun pergerakan anggota tubuh bagian atas relatif normal, terjadi peningkatan ketegangan dan kekakuan otot pada anggota tubuh bagian bawah, dengan jari-jari kaki menyentuh tanah saat berjalan. Patut dicatat bahwa perkembangan bahasa dan intelektual anak secara umum normal.
Diagnosis Masuk: Cerebral Palsy.
Proses Perawatan:
Setelah masuk rumah sakit, kami melakukan pemeriksaan pra operasi secara rinci, termasuk tiga tes rutin utama, fungsi hati dan ginjal, dan panel koagulasi, yang semuanya tidak menunjukkan kelainan. Pemeriksaan penunjang seperti rontgen dada dan USG jantung tidak menunjukkan kelainan yang berarti, dan tidak ada kontraindikasi pembedahan. Pada tanggal 5 Juli 2021, pasien menjalani operasi stereotaktik otak dengan bantuan robot.
CT kranial pasca operasi tidak menunjukkan perdarahan yang signifikan, menunjukkan penargetan yang akurat dan prosedur pembedahan yang lancar. Setelah kembali dengan selamat ke bangsal, pasien menerima terapi intravena rutin, bersamaan dengan suplementasi oksigen dan pemantauan jantung. Sepanjang proses pengobatan, pasien tidak mengalami komplikasi atau efek samping apa pun.
Ringkasan Pemulangan:
Kondisi pasien tetap stabil, dengan kesehatan mental dan emosional yang baik. Pasien sadar dengan ekspresi bahasa yang jelas. Ada sedikit penurunan tonus otot di ekstremitas bawah, dan berjalan mandiri tidak mungkin dilakukan. Dibandingkan dengan status pra operasi, terjadi penurunan tonus otot pada ekstremitas bawah, peningkatan keseimbangan duduk, dan peningkatan kemampuan merangkak. Sayatan bedah telah dijahit dan sembuh dengan baik, tanpa tanda-tanda kemerahan atau bengkak.
Petunjuk Pembuangan:
1.Istirahatkan dan perkuat perlindungan, hindari gerakan kepala yang kuat.
2.Lanjutkan pelatihan rehabilitasi satu minggu setelah keluar.
3.Segera cari pertolongan medis jika mengalami ketidaknyamanan.
