• 103qo

    Wechat wechat

  • 117kq

    MikroBlog

Memberdayakan Kehidupan, Menyembuhkan Pikiran, Selalu Peduli

Leave Your Message
Siguang Mingyang

Studi Kasus

Siguang Mingyang

Jenis Kelamin: Laki-laki

Usia: 7 tahun 9 bulan

Detail Pendaftaran:

Anak tersebut, karena kelahiran prematur dan kekurangan oksigen, memerlukan resusitasi dan ditempatkan di unit perawatan intensif saat lahir. Hal ini menyebabkan keterlambatan berjalan, anak berdiri pada usia sekitar 2 tahun dan berjalan pada usia 2 setengah tahun. Saat ini, kedua tumit tidak bisa menyentuh tanah, dan berjalan ditandai dengan gaya berjalan gunting. Prosedur bedah korektif telah dilakukan pada tahun 2018, namun hasilnya kurang memuaskan. Terdapat strabismus pada mata kiri. Anak tersebut memiliki kecerdasan normal, kemampuan berbahasa yang baik, dan komunikasi yang efektif. Tidak ada episode muntah atau kejang. Untuk mencari perawatan lebih lanjut, keluarga tersebut datang ke rumah sakit kami untuk berkonsultasi. Anak dalam keadaan waspada, bersemangat, gizi normal, tidur teratur, fungsi usus dan kandung kemih normal. Tidak ada perubahan berat badan yang signifikan akhir-akhir ini.

Diagnosis Masuk: Cerebral Palsy.

Proses Perawatan:

Setelah masuk, pemeriksaan komprehensif dilakukan, dan hasilnya menunjukkan kelayakan untuk operasi. Selanjutnya, pasien menjalani operasi otak stereotaktik tanpa bingkai dengan bantuan robot dengan anestesi umum gabungan, dan menerima terapi modulasi saraf. Posisi operasi dilakukan secara akurat, dan tidak ada pendarahan atau pembengkakan di lokasi sayatan pasca operasi, sehingga memastikan keberhasilan prosedur ini. Pada hari kedua setelah operasi, pasien berhasil turun dari tempat tidur dengan tumit menyentuh tanah, menunjukkan gaya berjalan yang stabil dan peningkatan yang signifikan dibandingkan sebelumnya.

Siguang Mingyang1yyb
Siguang Mingyang202y

Ringkasan Pemulangan:

Emosi pasien stabil dengan irama jantung teratur, dan tidak ada suara abnormal yang terdeteksi. Lukanya kering dan telah diobati dengan disinfeksi. Kedua tumitnya dapat menyentuh tanah, sehingga pasien dapat berjalan di koridor. Ada sedikit peningkatan pada keseimbangan motorik, dan gaya berjalan lebih stabil dibandingkan sebelumnya. Tuturannya runtut, dan terdapat peningkatan berbagai nilai penilaian pada tes rehabilitasi.


Petunjuk Pembuangan:

1.Istirahat dan hindari gerakan kepala yang kuat setelah keluar dari rumah sakit.

2.Setelah keluar dari rumah sakit, periksa dan ganti balutan luka bedah setiap hari, pastikan luka tetap kering. Lepaskan jahitan setelah 5 hari.

3.Melanjutkan pelatihan rehabilitasi berdasarkan kemajuan pemulihan pasien.

4.Jadwalkan kunjungan tindak lanjut rutin setelah keluar dari rumah sakit.