Liu Hao
Jenis Kelamin: Laki-laki
Usia: 8 tahun 10 bulan
Ringkasan Penerimaan:
Anak tersebut mengalami hipoksia dan iskemia saat lahir. Pada usia 1 tahun, terlihat bahwa anak tersebut belum bisa duduk atau berjalan secara mandiri. Setelah mencari pertolongan medis, diagnosisnya adalah Cerebral Palsy, dan tidak ada pengobatan khusus yang diberikan. Anak tersebut telah menjalani rehabilitasi mandiri sejak kembali ke rumah. Saat ini, anak mengalami sedikit penurunan kapasitas intelektual, ucapan tidak jelas dengan 5-6 suku kata, dan peningkatan tonus otot di seluruh anggota tubuh, terutama pada ekstremitas kiri atas dan kanan bawah. Saat diangkat, kaki kanan menunjukkan putaran ke dalam. Untuk mendiagnosis lebih lanjut dan mengobati kondisi tersebut, anak tersebut telah dirawat di rumah sakit kami. Sejak awal penyakit ini, anak tersebut tetap memiliki kesadaran yang jernih, kesehatan mental yang baik, kebiasaan makan dan tidur yang normal, serta fungsi usus dan kandung kemih yang teratur. Tidak ada perubahan signifikan pada bobotnya. Anak tersebut tidak dapat berjalan mandiri dan tidak menunjukkan tanda-tanda pembengkakan pada kakinya.
Diagnosis Masuk: Cerebral Palsy.
Proses Perawatan:
Setelah masuk, pemeriksaan komprehensif dilakukan, menyingkirkan segala kontraindikasi bedah. Karena gejala Cerebral Palsy, pasien menjalani operasi otak stereotaktik berbantuan robot pada tanggal 23 Desember 2021 dengan anestesi inhalasi gabungan. Prosedur pembedahan berjalan lancar, dengan kehilangan sekitar 3 mililiter darah selama operasi. Pasca operasi, lokasi pembedahan dijahit secara lokal dan diberi balutan tekanan. CT scan kepala tindak lanjut menunjukkan tidak ada perdarahan yang terlihat, sehingga mengkonfirmasikan penargetan yang akurat pada lokasi pembedahan. Pasien kembali ke bangsal dengan lancar setelah operasi dan menerima cairan intravena rutin, suplementasi oksigen, dan pemantauan jantung. Tidak ada reaksi merugikan atau komplikasi yang terjadi hingga saat ini.

Ringkasan Pemulangan:
Pemeriksaan fisik pasien saat ini menunjukkan bunyi napas yang jelas pada kedua paru, tidak terdengar bunyi ronki, mengi, atau bunyi gesekan pleura. Denyut jantung normal, ritme teratur, dan tidak terdeteksi adanya murmur pada area auskultasi katup mana pun. Pasien dalam keadaan sadar dan terorientasi, dengan kekuatan otot normal pada keempat tungkai, dan tidak terdapat pembengkakan pada ekstremitas bawah.
Petunjuk Pembuangan:
1. Istirahat itu penting, perkuat perlindungan, hindari gerakan kepala yang kuat.
2. Tetap hangat, cegah infeksi, lanjutkan pelatihan rehabilitasi, dan hindari getaran kepala, akupunktur, atau elektroterapi selama perawatan rehabilitasi selama satu bulan.
3. Segera cari pertolongan medis jika timbul rasa tidak nyaman.
